Kenalan skuyy :
Nama : Indri Elysa Putri
Kelas
: Gabungan Sem II Kanan
NPM : 19011008
NPM : 19011008
Pelajaran : Pengantar Akuntansi II
Nama Dosen : Nurlinda, SE., Ak., M.Si., CA
Kampus : Stim Sukma (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma)
Jurusan : Manajemen Pariwisata
karena saya sudah memperkenalkan diri so saya akan memberitahu kepada kalian tentang Jurnal Khusus oke checkitdout.....
Definisi Jurnal
Khusus
Jurnal khusus merupakan sebuah jurnal yang lazimnya
digunakan dalam pencatatan bukti transaksi keuangan yang ditimbulkan oleh
transaksi-transaksi yang serumpun atau sejenis. Misalnya bukti transaksi faktur
penjualan, bukti faktur penjualan sebagai bukti telah terjadinya transaksi
penjualan dengan kredit akan dicatat kedalam jurnal khusus penjualan.
Jurnal khusus juga dapat di kelompokkan sesuai
dengan jenis transaksi dilakukan secara kronologis,urut, sesuai dengan tanggal
terjadinya transaksi ,Mencatat semua transaksi dalam buku jurnal, Pencatatan
hasil analisis yang berwujud pendebitan dan pengkreditan akun akun yang
terpengaruh beserta jumlahnya.
jurnal khusus adalah pencatatan transaksi yang
terjadi dalam perusahaan dan dikelompokkan dalam jenis yang sama, sering
terjadi, dan berulang dalam satu periode akuntansi baik bulanan, triwulan,
maupun tahunan. Alasan mengapa jurnal khusus lebih cocok digunakan untuk
perusahaan dagang adalah karena perusahaan dagang membutuhkan identifikasi
jumlah dan transaksi sejenis dengan intensitas yang tinggi.
Jenis Jurnal
Khusus
JURNAL PEMBELIAN
(Purchase Journal)
Jurnal pembelian dipergunakan untuk mencatat
transaksi-transaksi pembelian secara kredit.
Pemakaian jurnal ini bertujuan untuk menyederhanakan
pencatatan dalam jurnal dan memudahkan posting ( pembukuan ) kedalam
rekening-rekening buku besar .
Pencatatan dalam juranal pembelian dilakukan secara
harian atas semua transaksi pembelian kredit, sesuai dengan tanggal teradinya
transaksi, sedangkan posting kealam rekening-rekening buku besar dilakukan
secara komulatif pada akhir bulan.
Perusahaan dapat menyediakan jurnal pembelian
untukmencatat pembelian barang dagangan secara kredit saja, dapat pula menyediakan
jurnal pembelian untuk mencatat semua pembelian.
Keterangan;
- 1. Kolom tanggal
untuk mencatat tanggal terjadinya transaksi pembelian.
- 2. Untuk mencatat
nomor faktur atas pembelian barang dagangan.
- 3. Tempat mencatat nama dan alamat kreditur, darimana perusahaan membeli barang dagangan tersebut.
- 4. Untuk mencatat syarat pembayaran sebagaimana tercatum dalam faktur, misalnya 2/10,n/30
- 5. Tempat memberi
tanda ( v ) setelah jumlah tersebut dipindahkan kerekening-rekening buku besar
pembantu yang sesuai.
- 6. Tempat mencatat
jumlah rupiah sesuai dengan yang tercatat dalam faktur.
Jika jurnal pembelian digunakan untuk mencatat semua
pembelian secara kredit, baik untuk barang dagangan maupun lain-lain,maka
disediakan kolom untuk rekening-rekening yang sering berulang terjadi,
sedangkan untuk rekening yang jarang terjadi disediakan kolom serba-serbi.
Jika terjadi pembelian barang yang kolomnya sudah
tersedia maka pencatatannya dilakukan sebagai berikut :
1.
Mencatat tanggal
kejadian, nomor faktur dan syarat pembayaran pada kolom yang tersedia.
2.
Mencatat nama
dan alamat kreditur pada kolom keterangan.
3.
Mencatat jumlah
rupiah pada sisi debet di kolom rekening yang sesuai dan pada sisi kredit
4.
pada kolom utang
dagang.
Jika
terjadi pembelian barang secara kredit sedangkan kolomnya tidak tersedia secara
khusus, maka nama rekening dan jumlahnya dicatat pada kolom serba-serbi, dan
selanjutnya jumlahnya dicatat pula pada sisi kolom utang dagang.
Contoh
:
JURNAL PENGELUARAN KAS (Cash Disbursements Journal)
Jurnal
pengeluaran kas dipergunakan untuk mencatat semua transaksi pengeluaran atau
pembayaran dengan uang tunai.
Keterangan;
- 1. Mencatat tanggal,nomor bukti, pada kolom yang
tersedia.
- 2. Mencatat nama dan alamat debitur atau keterangan
lain yang bersangkutan dengan transaksi, pada kolom keterangan.
- 3. Mencatat jumlah disisi debet pada kolom rekening yang sesuai dan sisi kredit kolom kas.
Kolom kas untuk mencatat jumlah uang yang dibayarkan
sedangkan kolom potongan pembelian untuk mencatat jumlah potongan atas
pembayaran utang karna melunasi dalam masa potongan.
JURNAL PENJUALAN (Sales Journal)
Jurnal penjualan dipergunakan untuk mencatat
penjualan barang dagang secara kredit.
Keterangan:
1.
Tempat mencatat
tanggal terjadinya transaksi.
2.
Tempat mencatat
nomor faktur.
3.
Diisi dengan
nama debitur beserta alamatnya.
4.
Tenpat mencatat
syarat pembayaran, misalnya 2/10, n/30.
5.
Untuk memberi
tanda (v) jika jumlah tersebut sudah dipindahkan kebuku besar pembantu piutang.
6.
Untuk mencatat
jumlah sesuai dengan yang terdapat pada faktur.
JURNAL PENERIMAAN KAS (Cash Receipts Journal)
Jurnal penerimaan kas dipergunakan untuk mencatat
transaksi-transaksi penerimaan uang tunai. Kolom-kolom dalam jurnal penerimaan
dalm kas disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Penjelasan:
1.
Transaksi yang
kolom rekeningnya sudah tersedia, dicatat tanggal kejadianya pada kolom tanggal
, nama dibetur atau keterangan lain pada kolom keterangan, sedangkan jumlahnya
dicatat di sisi debit pada kolom kas, dan sisi kredit pada kolom yang sesuai.
2.
Transaksi yang
kolom rekeningnya tidak tersedia, jumlahnya dicatat pada kolom kas disisi debet
dan nama rekening serta jumlahnya dicatat pada kolom serba-serbi.
3.
Kolom kas untuk
mencatat uang yang diterima, sedangkan kolom potongan penjualan untuk mencatat
jumlah potongan yang diberikan karena pelunasan piutang dalam masa potongan.
4.
Setiap transaksi
paling sedikit dicatat dalm dua kolom, yaitu satu kali di sisi debet dan satu
lagi disisi kredit.
JURNAL UMUM (MEMORIAL)
Bagi perusahaan yang memakai jurnal khusus, masih
mempergunakan jurnal umum, yang berfungsi untuk mencatat transaksi-transaksi
yang tidak dapat dicatat di dalam jurnal pembelian, jurnal pengeluaran kas,
jurnal penjualan dan juenal penerimaan kas.
Manfaat Jurnal
Khusus :
1. Memberi kemudahan pencatatan
keuangan secara sistematis
Jurnal
khusus terbagi atas 4 jenis transaksi keuangan, yaitu pembelian barang
dagangan, penjualan barang dagangan, penerimaan kas, dan pengeluaran kas.
Transaksi keuangan yang terjadi pada perusahaan dapat dicatat dan dikelompokkan
pada jurnal khusus tersebut berdasar jenis transaksinya. Di sini tercipta
pencatatan keuangan secara sistematis.
2. Menyajikan data keuangan lebih
cepat dan jelas
Jurnal
khusus memuat transaksi-transaksi keuangan yang sejenis. Seperti pembelian
barang dagangan saja, atau penjualan barang dagangan saja, atau penerimaan kas
perusahaan saja, atau pengeluaran kas saja. Dengan adanya jurnal khusus
tersebut, jelas telah terjadi pengelompokan data yang sejenis.
3. Mempercepat proses data
transaksi keuangan
Dengan
adanya pengelompokan data seperti pada poin 2, maka pemrosesan data keuangan
bisa lebih cepat terjadi. Jika menggunakan jurnal umum saja, 100 kali transaksi
akan dijurnal, dikelompokkan, diikhtisarkan 100 kali pula. Berbeda dengan
jurnal khusus. Transaksi keuangan perusahaan dagang yang terjadi 100 kali
(sejenis) dapat dijurnal lebih praktis pada jurnal khusus. Pengelompokan dan
pengikhtisaran datanya bisa 1 kali saja berdasarkan jenis akun. Maka proses
penyajian laporan bisa lebih cepat. Dalam hal ini jurnal khusus telah
mempercepat proses data transaksi keuangan yang terjadi pada perusahaan.
4. Memudahkan dalam pembagian
pekerjaan akuntansi (spesialisasi)
Pada
perusahaan dagang, kegiatan usaha yang rutin terjadi berkaitan dengan pembelian
dan penjualan barang dagangan. Maka dengan adanya jurnal khusus untuk pembelian
dan atau penjualan barang dagangan, pembagian pekerjaan akuntansi menjadi lebih
mudah. Satu orang akuntan bisa menangani masalah pembelian atau penjualan
barang dagangan saja. Sehingga terdapat spesialisasi pekerjaan yang dimungkinkan
dapat dilakukan dengan mudah berdasarkan jenis jurnal atau jenis transaksi yang
terjadi pada perusahaan dagang. Terlebih pada perusahaan dagang yang telah
berkembang dan besar. Di mana adanya jurnal khusus menjadi suatu keharusan. Hal
tersebut akan mendorong adanya penanganan pekerjaan secara spesialis yang
menciptakan hasil pekerjaan yang semakin baik, efektif serta efisien.
5. Mempermudah proses pemostingan
ke buku besar
Dengan
adanya jurnal khusus, pemostingan data ke buku besar dapat dilakukan secara
berkala dengan lebih praktis dan mudah. Hal itu mungkin terjadi karena dalam
jurnal khusus memuat transaksi-transaksi sejenis yang dibukukan dengan akun
yang sama. Sehingga pemostingan pun dapat dilakukan serentak beberapa transaksi
keuangan berdasarkan jenis akunnya. Misal pada jurnal khusus pembelian barang
dagangan, terdapat akun pembelian. Dalam 1 hari terjadi 10 transaksi pembelian
barang dagangan dari supplier yang berbeda-beda. Maka pemostingan ke buku
besarnya bisa dilakukan berdasar akun pembelian saja yang memuat kesepuluh
transaksi pembelian tersebut. Dalam hal ini pemostingan data ke buku besar pun
menjadi lebih mudah dan praktis.
6. Menjadikan pekerjaan akuntansi
lebih efektif dan efisien
Pada
jurnal umum, untuk 100 jenis transaksi diperlukan 100 kali penjurnalan meski
itu adalah transaksi keuangan yang sama atau sejenis. Maka pemostingan ke buku
besar pun menjadi 100 kali pemostingan. Hal tersebut berbeda jika menggunakan
jurnal khusus. Penjurnalan dapat dilakukan lebih praktis. Pemostingan data ke
buku besar pun dapat dilakukan 1 kali saja berdasarkan jenis akun yang terdapat
pada jurnal khusus terkait.
REFERENSI
Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa,Dagang,dan
Manufaktur.Media Tama.Sari Dwi Astuti
Akuntansi Keuangan.Media Tama.Sari Dwi Astuti
And then thank you gais udah mampir dan semoga bermanfaat ya buat kaliaan, salam sayang dari aku, wasalamu'alaikum wr.wb sampai jumpaaa dan jangan lupa like dan commentnya yaa satu like dan comment kalian berarti banget buat aku hehehe.






Sangat membatu saya dalam mengerjakan tugas rumah saya terimakasih mbak yg csntik i life you❤️
BalasHapusom ingat biniik dirumah
HapusDasar kamu kan binik saya
HapusSeharusnya ngucapin salam dulu sih sebelum ada kata2 lain , itu sih menurut saya.terima kasih
BalasHapusTERIMAKASIH YAA SARANNYA
HapusSangat membantu isi jurnal nya, terimakasih ilmunya kak
BalasHapussama samaa
HapusJurnal yg sangat bagus semoga kamu berkembang dengan baik
BalasHapusTolong mbak jarak spasi di lihat lagi jangan terlalu rapat
BalasHapusAdminnya cantik yaa
BalasHapusaaaaa baper dehhh,terimakasih
HapusAlhamdulillah karna ini bisa membantu saya dengan pembelajaran baru...
BalasHapuseeh makasih loh
HapusSemoga nilai tugas bagus yaa mbak
BalasHapusGood beb.
BalasHapustencyuuu
HapusUtamakan ucapkan salam sebelum kata kata lain oke mbak... Semangat trus semoga sukses
BalasHapussiaaap, terimakasih
HapusJurnalnya sngat bagus, semoga dapat nilanya bgus ya kk
BalasHapusBagus .
BalasHapusSukses terus dan tingkat kan indry
tenkyuu zanii
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusJurnalnya sangat bagus , semangat yah kak kalok bisa jurnal nya lebih ditingkatkan lagi
BalasHapusSaya suka dengan jurnalnya... Semoga bermanfaat buat semuanya
BalasHapusSaya suka dengan jurnalnya... Semoga bermanfaat buat semuanya
BalasHapusMudah di pahami dan semangat ya buat belajar nya lagi 😊
BalasHapusMakasi ilmunya
BalasHapusbagus tingkatkan kinerja,giat belajar dan fokus pada masa depan
BalasHapusSemangat kak
BalasHapusJurnal yang sangat bagus.. tingkat kan lagi kemampuanmu dalam ilmu akuntansi yang lebih luas lagi
BalasHapussaya suka dengan hasil jurnal yg anda buat
BalasHapusok, tq
BalasHapus